Annelies Margareth (Cerita Bersambung episode 11)

 


Vaarwel Liam en Madeline! 


Tibalah saat nya Madeline dan Liam berangkat ke Netherland. Sebelum berangkat, mereka berpamitan pada yang lainnya. “Annelies, Harriet, Johan, Matt  kami pamit ya. Kalian jaga kesehatan, semoga kita dapat saling menulis surat. Sampai jumpa kembali.” Kata Madeline, memeluk kedua sahabatnya. “Ya, kami pamit, kawan-kawan. Sampai jumpa lagi.” Sambung Liam.  “Sampai jumpa, kalian jaga kesehatan disana.” Kata Matthew. “Madeline, kami titip Liam, hahaha… Hati-hati, kau tahu sendiri ia sangat ceroboh. Semoga kita semua masih bisa saling berkabar.” Kata Johan. “Tentu saja Johan. Tidak akan kulepas Liam satu ini, hahaha… Kau  jangan lupa kabari kami jika kau dan Annelies sudah menikah.” Kata Madeline.


“Kau juga jaga kesehatan disana Madeline. Jika kalian sudah menikah, jangan lupa kabari kami ya!” Kata Annelies. “Ja Madeline. Sampai jumpa lagi kawan. Doa kami selalu menyertai kalian.” Kata Harriet. “Oh Dank je zeer Annelies en Harriet. Aku akan sangat merindukan kalian.” Kata Madeline. “Kami juga.” Jawab Annelies dan Harriet.


“Oh lihatlah sayang, sado jemputan kita sudah tiba.” Kata Liam. “Oh ja, ayo kita masukan tas-tas bawaan kita Liam.” Kata Madeline. Memang benar, sebuah sado telah diparkirkan di depan kediaman mereka. Liam dan Madeline pun segera memasukan tas-tas bawaan mereka kedalam sado, dibantu juga oleh Matthew dan Johan. 


Sebelum masuk kedalam sado kembali, Madeline segera memeluk Annelies dan Harriet, pelukan yang  terakhir kali nya. Liam pun ikut memeluk kedua sahabatnya, Johan dan Matthew untuk terakhir kali nya. Meskipun sedikit canggung, tapi pelukan itu  sangat bermakna bagi mereka.

Setelah itu, Liam dan Madeline segera masuk kedalam sado. Liam memerintahkan sais sado tersebut untuk segera berangkat. Mereka pun melambaikan tangan mereka pada Harriet, Matthew, Johan, dan Annelies.


Komentar