Annelies Margareth (Cerita Bersambung episode 10)
Tunangan Liam
“Nyonya Harriet, makanan sudah siap.” Kata seorang pembantu rumah tangga mereka. “Baiklah, terima kasih.” Kata Harriet. “Ayo kita makan, teman-teman.” Kata Harriet. Annelies dan Madeline mengangguk. Mereka bertiga segera beranjak ke meja makan.
Sekarang, mereka berenam telah duduk dan menikmati makanan mereka masing-masing. Mereka juga berbincang-bincang sebentar. Setelah mereka menghabiskan makanan mereka, meminum teh.
"Teman-teman, ada kabar gembira dari aku dan Madeline. " Kata Liam sambil menatap wajah Madeline dan menggenggam tangannya, Madeline menatap balik wajah Liam dan tersenyum lalu mengangguk. "Apakah itu Liam? " Tanya Johan. "Liam melamarku kemarin! " Kata Madeline. Semua nya ikut bahagia mendengar kabar tersebut. "Astaga! Selamat untuk kalian berdua! " Kata Harriet dengan semangat. "Dank je semua! " Kata Madeline dan Liam. "Kapan rencana nya kalian akan menikah? " Tanya Matthew. "Mungkin tahun depan, tetapi kami berencana akan menikah di Netherland. Agar orangtua Liam dapat datang ke pernikahan kami. Kami juga memutuskan untuk tinggal di Netherland dalam waktu yang cukup lama." Kata Madeline. "Dan… Setelah lama mempertimbangkan, aku memutuskan untuk keluar dari militer. Aku tidak tahan lagi harus membunuh banyak orang. " Kata Liam. "Lalu, kau akan mengambil profesi apa Liam? " Tanya Johan. "Aku akan bekerja sebagai penelitian tanaman, berhubung kami berdua sangat suka dengan tanaman. " Kata Liam.
“Baiklah, aku turut berbahagia, Liam, Madeline. Kalau kalian di Netherland, rajin-rajin kirimi kami surat ya!” Kata Annelies. “Natuurlijk Ann!” Kata Madeline.
Komentar
Posting Komentar