Annelies Margareth (Cerita Bersambung episode 1)

 


Meijer


Hindia Belanda 


Pagi-pagi yang cerah ini sudah terdengar kesibukan di dapur rumah keluarga Meijer. "Oh Tuan Jacob! Ada apa susah-susah memasak pagi ini!? Biar saya bantu tuan. Tuan De Coen, Tuan Pieters, dan Tuan De Berg sudah menunggu di luar. " Kata seorang pembantu yang langsung tergopoh-gopoh membantu Jacob. "Tidak apa-apa Bi, saya hanya menyiapkan sarapan untuk Ann. Oh ya, dan suruh mereka masuk kedalam. " Kata Jacob. Tak lama makanan nya pun jadi. 


"Ann! Ann! Ayo cepat bangun, aku sudah siapkan makanan! " Sahut Jacob pada adiknya itu. Segera, Annelies keluar dari kamar nya. "Goedemorgen Jacob, kakak kesayangan ku! Ada apa buru-buru? Oh ya, dan dank je atas sarapan nya. " Kata Annelies segera memeluk kakak nya. "Oh dan Goedemorgen Matthew, Johan, dan Liam! " Sapa Annelies pada sahabat-sahabat kakak nya itu, yaitu Matthew Jan De Coen, Arnold Johannes De Burg, dan Herold Liam Pieters. Mereka bertiga segera tersenyum dan membalas sapaan Annelies. "Graag gedaan Annelies, ayo segera makan sarapanmu. Aku pamit pergi ya… Tolong jaga rumah, sampai jumpa nanti malam! " Kata Jacob. 



Annelies Margareth Meijer, gadis berumur 13 tahun dan Jacobus Willem Meijer, pemuda berumur 20 tahun adalah kakak beradik keturunan Belanda yang tinggal di salah satu kota di Hindia Belanda. Sejak lahir, mereka belum pernah menginjak tanah kelahiran mereka, yaitu Belanda. Orang tua mereka telah meninggal dunia sejak lama. Sejak saat itu Jacobus, anak pertama keluarga Meijer menjadi tulang punggung keluarga. Ia bekerja sebagai tentara. Usia Jacobus dan Annelies terpaut tujuh tahun. 


Annelies pun segera melambaikan tangan pada Jacob dan teman-teman nya dari dalam rumahnya. "Tot Ziens Jacob, Liam, Matthew, en Johan! Hati-hati saat bertugas!”  Sahut Annelies. "Doei Ann! " Seru mereka. 


Annelies ketiduran di sofa ruang tengah  sambil menunggu kakak nya pulang. Sudah pukul 3 pagi, namun Jacobus belum kunjung pulang. Tiba-tiba Annelies dikejutkan dengan suara ketukan pintu. "Goh! Kalian dari mana saja! Kalian ini mabuk-mabukan lagi?!" Seru Annelies terkejut. Liam, Johan, dan Matthew tersenyum malu dan mengangguk. "Maaf telah membangunkan mu Ann. " Kata Liam. “Dank je telah repot-repot mengantarkan kakak ku.” Kata Annelies. “Tidak masalah Ann, selamat beristirahat Annelies.” Kata Johan. “Selamat beristirahat juga. Johan, Matt, dan Liam.” kata Annelies. 


“Jacob! kau ini mengapa sampai mabuk-mabukan seperti ini!” Kata Annelies cemas. “Maafkan aku Annelies.” Kata Jacob. “aku tadi takut sekali! Aku takut kau kenapa-kenapa… Aku takut kau-” Kata Ann yang sekarang menangis. Jacob segera memeluk adik nya itu. “Maafkan aku Ann, sungguh aku berjanji untuk  tidak pulang selarut ini apalagi mabuk-mabukan.” Kata Jacob. “Jacob, aku tidak ingin sendirian di sini. Hanya kau yang aku punya saat ini, aku takut kau mati, jika kau mati, aku tak ragu akan menyusulmu.” Kata Annelies masih menangis. “Hey, kau tidak boleh berbicara seperti itu Ann. Adik kesayangan ku ini harus tetap bertahan hidup jika aku mati. Lagian kau ini berlebihan Annelies.” Kata Jacob. “Jacob, janji ya.. Jangan pernah tinggalkan aku. ” Kata Annelies. “Ja Ann…” Kata Jacob. Sekarang Annelies tertidur di pelukan Jacob.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Annelies Margareth (Cerita Bersambung episode 2)

Annelies Margareth (Cerita Bersambung episode 11)

Annelies Margareth (Cerita Bersambung episode 10)