Annelies Margareth (Cerita Bersambung episode 9)

 Mereka Yang Semakin Akrab


 Keesokan hari nya, Johan dan Annelies mengunjungi kediaman Harriet dan Matthew. Sesampai nya disana, ternyata sudah ada Madeline serta Liam. “Ann! Johan! Akhirnya kalian datang. Ayo masuk, aku sudah menyiapkan oliebollen untuk kalian.” Sambut Harriet dengan ramah. “Oh! Dank je Harriet! Kami juga membawa klapertart untuk kalian, dengar-dengar dari Johan, ini adalah makanan kesukaan kalian ya?” Tanya Annelies. “Ah tidak perlu repot-repot Annelies! Tapi Dank je zeer Ann. Ayo, Madeline dan Liam juga sejak tadi menunggu kalian.” Kata Harriet lagi.


Johan Annelies pun masuk kedalam rumah Harriet dan Matthew. “Matt! Matthew sayang! Lihatlah siapa yang datang.” Sahut Harriet memanggil suaminya. “Ja sebentar sayang.” Sahut Matthew. Matthew pun menghampiri mereka. “Oh! Hallo Ann! Hallo Johan! Hoe gaat het?” Sapa Matthew. "Goed Matt. " Kata Annelies.  “Goed Matt, Dank je. En jou? Alles goed?” Tanya Johan. “Ja! Natuurlijk. Johan, kau harus coba wijn yang dibawa Liam dan Madeline, enak sekali.” Kata Matthew. “Oh ja? Baiklah kawan.” Kata Johan. 


Selagi Johan, Liam, dan Matthew asyik mengobrol sambil menikmati wine, Madeline, Annelies, serta Harriet pun berbincang bertiga. “Jadi bagaimana rasanya Ann, mempunyai kekasih seperti Johan?” Tanya Harriet. “Tentu nya menyenangkan Harriet. Johan memiliki hati yang baik, ia ramah pada semua orang. Termasuk pada pekerja-pekerja pribumi di rumahku maupun di rumah nya. Kalau bukan karena Madeline, aku mungkin tidak akan berpacaran sama Johan hingga hari ini, Harriet. Dank je ja Madeline.” Kata Annelies. “Oh ja? Apa yang kau lakukan Madeline, hingga membuat mereka berdua menjadi sepasang kekasih yang mesra seperti ini?” Tanya Harriet. “Hahaha… Aku saat itu hanya memberi saran pada Annelies, dan ternyata berhasil. Sungguh, pernikahan kau dan Matt membawa keberuntungan bagi banyak orang.” Kata Madeline. “Oh astaga! Hahaha… “ Kata Harriet.


 “Apa kesibukanmu sehari-hari Harriet?” Tanya Annelies. “Aku berprofesi menjadi seorang guru Ann. Hahaha… Aku memang menyukai anak-anak. Tetapi aku juga suka menjahit dan memasak. Kalau kalian berdua?” Tanya Harriet. "Aku membantu keluarga ku dalam meneruskan bisnis keluarga kami. Tetapi, aku juga sering melukis dan merawat tanaman, Harriet." Kata Madeline. "Aku juga meneruskan bisnis keluarga ku, tetapi aku juga suka membaca buku dan memasak ataupun membuat kue. " Kata Annelies. "Wah menarik sekali!" Kata Harriet.  "Seharusnya lain kali kita bisa berbelanja bersama! " Kata Madeline. "Goed idee Madeline! Pasti akan seru sekali. " Kata Harriet. "Ja benar! " Kata Annelies. “Kau sendiri Harriet, bagaimana kau dan Matt bertemu pertama kali dan menjadi pasangan yang serasi seperti ini?” Tanya Madeline. 


“Oh dank je Madeline! Ceritanya cukup panjang. Saat itu aku masih bersekolah di HBS. Matt lebih tua dua tahun dari usia ku. Aku bertemu pertama kali dengannya di sebuah taman. Saat itu aku sedang berbincang bersama sahabat-sahabat ku yang lain. Lalu tiba-tiba ada empat tentara londo yang duduk di dekat tempat kami mengobrol. Kalian bisa tebak sendiri, Ja! Itu adalah Johan, Liam, Matt, dan ada Jacob, Ann! Aku langsung jatuh cinta saat melihat wajah Matt. rambut nya berwarna coklat sedikit berombak dengan bola matanya yang berwarna coklat nan indah, ia yang paling ceria ketimbang yang lain. Lalu, saat aku terus memperhatikan dirinya, tak disangka ia menatapku balik. Sahabat-sahabat ku memaksa  ku untuk berkenalan dengannya. Akhirnya aku memberanikan diri untuk berkenalan dengan Matt. Kami pun berkenalan. Tak disangka, dia orang yang menarik dan baik sekali! Hari-hari berikutnya, kami terus bertemu di taman tersebut, dan memutuskan untuk bertukar alamat.  Lalu setelah sekian lama berteman, kami memutuskan untuk berpacaran. " Kata Harriet. "Oh cerita yang sungguh manis Harriet!" Kata Annelies. "Rasanya senang sekali ya kita bisa mengobrol dengan seru seperti ini, jadi… Kita berteman? " Tanya Madeline. "Natuurlijk Madeline! " Kata Harriet. "Ja! natuurlijk!" Kata Annelies. Mereka pun lanjut mengobrol.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Annelies Margareth (Cerita Bersambung episode 2)

Annelies Margareth (Cerita Bersambung episode 11)

Annelies Margareth (Cerita Bersambung episode 10)