Annelies Margareth (Cerita Bersambung Episode 7)
Kenangan
Sudah berbulan-bulan mereka berpacaran. Hari ini, Johan mengajak Annelies berjalan-jalan kembali. Selama di perjalanan Annelies terus memberikan pertanyaan pada Johan. “Kita akan kemana Johan?” Tanya Annelies. Johan hanya menjawab sambil tersenyum, “Kau akan segera mengetahuinya Ann.” Kata Johan.
Tidak butuh waktu lama, mereka sampai di tujuan mereka. Mereka kini berdiri di depan sebuah rumah yang besar. “Kau masih ingat rumah ini Ann?” Tanya Johan. “Natuurlijk!” Kata Annelies dengan antusias. “Ayo masuk kedalam.” Ajak Johan. Rumah tersebut adalah rumah milik keluarga Johan sejak Johan masih kecil. Dahulu Annelies pun sering sekali mengunjungi rumah ini bersama Jacob.
Lingkungan kediaman keluarga De Burg atau keluarga Johan dikelilingi oleh kebun-kebun. Udara nya sejuk dan pemandangannya asri sekali. “Ayo duduk.” Ajak Johan. Mereka pun duduk di kursi yang tersedia di kebun belakang rumah.”Ahh… Sudah lama sekali aku tidak kemari.” Kata Annelies. “Hahaha… Ja Ann. Aku masih ingat saat kita merayakan kelulusan ku bersama di rumah ini. Saat itu kami berempat minum wijn terlalu banyak sampai-sampai, Liam benar-benar mabuk.” Kata Johan. “Hahaha… Banyak sekali kenangan yang kita lewati bersama di rumah ini.” Kata Annelies. Mereka berdua kini melamun menikmati pemandangan nan indah itu. Setelah itu Annelies memandangi wajah Johan lalu tertawa. Ia teringat pada masa kecil nya bersama Jacob, Johan, dan teman-teman lainnya.
“Ada apa Ann?” Tanya Johan. Johan kini menatap Annelies. “Aku teringat pada masa-masa kecil ku Johan.” Kata Annelies. Johan ikut tersenyum mendengarnya. “Apa yang kau ingat Ann? Ayo cerita kan padaku!” Kata Johan. “Aku masih ingat saat kau dan Matthew mengajari ku untuk menembak seekor burung. Lalu berhasil! Setelah Jacob mengetahui hal itu ia langsung menyembunyikan semua senjata di ruang kerja Papa dan selalu mengunci ruangan itu. Karena takut aku dapat menembak segala nya. Lalu saat aku, kau, dan Liam membuat Kaastengels bersama dan hasil nya benar-benar gagal. Dahulu aku sangat senang saat diajak untuk berjalan-jalan dan berbelanja peralatan militer bersama kalian. Karena setelah itu aku pasti dibelikan es krim oleh kalian. Oh sungguh banyak sekali kenangan-kenangan indah pada masa itu.” Kata Annelies.
“Ja Ann… Banyak sekali. Aku masih ingat masalah Kaastengels. Jika saat itu kita hanya menambahkan keju secukupnya dan tidak meninggalkan adonannya sampai gosong mungkin itu akan berhasil. Juga, masalah yang mengajarimu menembak itu, aku dan Matt hampir saja kehilangan nyawa kami di tangan kakak mu. Hahaha… Sayang, ayo kita pergi ke ladang dan mengobrol di sana.” Ajak Johan. “Ayo Johan!” Kata Annelies. Ladang tidak berlokasi terlalu jauh dari kediaman Johan. Mereka pergi kesana menggunakan sepeda.
Komentar
Posting Komentar